Rabu, 09 September 2009 - 11:34:26 WIB
Ramaditya di UNSRI: "Cintai Dahulu Apa yang Akan Kita Kerjakan"
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual
- Dibaca: 173 kali
Kamis, (27/8) bertempat di Auditorium Universitas Sriwijaya, digelar kegiatan GO AMKAI (Grand Opening - Asistensi Mata Kuliah Agama Islam). Kurang lebih ada tiga ribu orang mahasiswa baru tumplek-blek. Acara dibuka dengan tilawah yang dibacakan oleh Warasy Qolun (Salah seorang pemenang dalam MTQ XI di Aceh). Dilanjutkan dengan beberapa seremoni kata sambutan.
Rektor Unsri, Prof Dr Badia Parizade ME dalam sambutannya memberikan saran agar mahasiswa jangan sampai terpengaruh dengan hal-hal yang tidak baik dan yang tidak positif. Dan secara resmi, kegiatan GO AMKAI dibuka oleh ketukan palu sidang Ibu Rektor.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian kuliah umum perdana Agama Islam, oleh ketua bidang MKU, Ibu Kristina Imron Lc, M. PdI. Ia membuka kuliah dengan pertanyaan retoris, "Apakah kita akan menyia-nyiakan profesi yang nantinya akan dicapai oleh adik-adik semua? Misalnya menjadi dokter yang pandai tapi galak. Menjadi perawat yang cekatan tapi judes. Menjadi dosen yang cerdas tapi tidak menyenangkan atau bahkan menjadi seorang ibu tapi bodoh? Karena itulah PAI ini mengajak kita menjadi mahasiswa yang beriman, bertakwa, berilmu dan berakhlak mulia".
Sementara hari makin siang, ditambah suasana Ramadhan, mahasiswa mulai kasak-kusuk di tempat duduk mereka masing-masing. Kebosanan mulai merayapi. Suasana tiba-tiba berubah menjadi semarak tatkala Syaferi (announcer nasyid di radio Elita FM) menjadi pembawa acara di sesi siang. Sambutan salam pertama yang semangat darinya membuat mahasiswa tersadar kalau acara masih belum usai.
Seluruh mahasiswa yang tadinya masih dalam keadaan yang rileks dan menyandar pada kursi, kini duduk tegap tatkala muncul sosok asing berbalut kostum putih, memasuki panggung dengan membawa pedang biru ala star wars.
Semua mata tertuju pada sosok di atas mimbar. Sang pembicara, Eko Ramaditya Adikara, memainkan pedang Lightsaber-nya. Lantas dengan lantang ia ucapkan salam yang membuat mahasiswa tambah semangat.
"Saya sangat senang bisa berjumpa dengan mahasiswa Unsri yang cantik dan ganteng", ujarnya memecah kebekuan." Saya bisa merasakan semangat baru dari teman-teman Unsri. Selanjutnya, Rama mempraktekkan aksinya yang membuat mahasiswa terkagum-kagum. Rama mengoperasikan komputer dengan bantuan software pembaca layar. Setelah itu ia kembali menyapa mahasiwa dengan mengetik cepat pada notepad. Tidak hanya itu, mahasiswa berkali-kali memberikan tepuk tangan saat Rama membeberkan sedikit aktivitas yang pernah dan tengah digelutinya saat ini.
Mulai dari komposer musik game, blogger, bahkan mengabadikan kisah hidupnya dalam buku Blind Power, buku pertamanya yang dalam satu tahun bisa terjual 6000 kopi. Hampir mendekati Laskar Pelangi yang dalam jangka waktu satu tahun terjual sepuluh ribu kopi.
Selain itu, Rama memperlihatkan game terbaru yang akan dirilis tahun 2010 yaitu "Super Mario Galaxy 2," di mana Rama sekali lagi ditunjuk sebagai komposer musiknya. Mahasiswa yang hadir tercenung semakin dalam. Dan dia pun taruhan dengan mahasiswa, apakah mereka yang sempurna fisik bisa melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan.
"Segala sesuatu yang ada pada diri saya adalah ketentuan dari Allah. Setiap akan melakukan sesuatu, pertama saya harus mencintai terlebih dahulu atas apa yang akan dikerjakan. Lingkungan yang saya tinggali sangat mendukung kondisi saya. Orang tua saya pun tak menganggap saya buta. Mereka memperlakukan saya layaknya orang normal. Dan yang terpenting yang saya miliki dan yang paling the best adalah Allah swt. Karena Allah menciptakan manusia itu sempurna. Terbukti pada saya, jika saya tidak buta mungkin saya tidak bisa seperti sekarang dan tidak bisa dikenal teman-teman semua."
Selain itu, Rama juga mengingatkan pada seluruh mahasiswa untuk senantiasa memotivasi diri, agar senantiasa bersyukur."Kemudian, yakinlah bahwa Allah menciptakan manusia itu sebagai makhluk sempurna, kemudian kita harus belajar mewujudkan keyakinan kita dan terakhir beramal," ungkapnya.
Sebelum mengakhiri pertemuannya dengan mahasiswa baru, dia pun menyampaikan nasehat, "Dengan kesempurnaan yang kalian miliki serta rasa semangat sebagai mahasiswa baru. Maka kalian memiliki kekuatan penuh. Dan kalian adalah orang-orang yang beruntung. Dan jadilah orang yang lebih baik, orang yang lebih hebat dan orang yang luar biasa." (Nurbaiti)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




