Selasa, 29 September 2009 - 14:58:10 WIB
Tebar Hikmah Ramadhan Telkomsel-DSIM: Bagikan Paket Sekolah ke YPAC
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual
- Dibaca: 373 kaliMasih dalam suasana Ramadhan, anak-anak yang bersekolah di YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) pada tanggal 3 September 2009 lalu mendapatkan bantuan paket sekolah yang diberikan oleh pihak Telkomsel bekerjasama dengan Divisi LMPI DSIM. Kurang lebih ada 270 paket yang dibagikan.
Dalam sambutannya, Syamsu Rizal (Marketing Telkomsel), mewakili pihak Telkomsel mengatakan, bahwa kegiatan seperti rutin dilakukan setiap tahunnya. Dan tahun ini, pihak Telkomsel juga ingin berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di YPAC.
Sementara itu, Ketua Yayasan YPAC, Ibu Okti Tiadi Suwarna mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Bagaimanapun, sebagaimana anak-anak normal lainnya, anak-anak ini juga sangat senang mendapatkan bantuan. Dengan demikian, mereka merasa diperhatikan."
Kegiatan berlangsung begitu singkat. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 09.30. Yang membutuhkan waktu cukup lama adalah mengumpulkan anak-anak untuk berkumpul di tempat acara. Ibu Lia (26) salah seorang wali murid yang menemani anaknya, mengatakan anak-anak sudah dikumpulkan sejak pukul 07.00 pagi.
YPAC sendiri merupakan yayasan sosial yang didirikan untuk memberikan pendidikan dan pembinaan kepada anak-anak berkebutuhan khusus (difabel). Berdiri sejak tahun 1959, YPAC sampai saat ini telah membina 266 anak. Mereka terbagi menjadi empat bagian. Yakni bagian B untuk Tuna Rungu Wicara (Kurang Kemampuan Pendengaran dan Bicara), bagian C untuk Tuna Grahita ringan (Cacat Mental), bagian C1 untuk Tuna Grahita Sedang dan bagian D untuk Cacat Tubuh.
"Namun biasanya sekarang, Bagian D ini tidak lagi dikhususkan. Karena cacatnya sudah kombinasi, sudah tubuh juga otaknya juga", ujar ibu yang sudah masuk usia sepuh ini. Dan memang, saat ini, selain bagian pengurus yang terdiri dari ibu-ibu, ada sekitar 93 karyawan yang bekerja di YPAC. "Sebagian dari mereka adalah PNS yang diperbantukan di sini. Kita tidak berada di bawah Dinas Sosial, maka kami menarik uang sekolah dari orang tua murid untuk menggaji para karyawan. Sedang kami yang ada di bagian pengurus di atas, tidak dibayar sepeser pun, murni sukarela," ujarnya.
"Sedangkan guru-gurunya kami datangkan memang dari lulusan Pendidikan untuk Anak Cacat. Untuk itu kami menghimbau bagi yayasan atau lembaga yang berminat untuk menjadi donatur, baik lepas maupun tetap, kami sangat-sangat berterima kasih. Karena untuk anak-anak ini, kami ikhlas untuk 'mengemis' kemana-mana", ucapnya tersenyum. (KJ-04)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




