Rabu, 21 Oktober 2009 - 15:11:50 WIB
Mengambil Pelajaran dari Musibah
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Hikmah
- Dibaca: 121 kaliBerbagai musibah mungkin saja terjadi kepada kita, kapanpun dan kepada siapapun semua orang. Apakah musibah tsunami, gempa bumi, banjir dll. Ketika musibah itu terjadi ada sejumlah permasalahan besar di dalamnya, di antaranya ada takdir, ada kesabaran, ada pahala, ada tuntutan agar hamba menyadari bahwa yang mengambil adalah yang memberi (menganugerahkan), ada pula semacam peringatan agar hamba menjaga serta memelihara keseimbangan alam (beserta isinya) yang diciptakanNya untuk kita semua.
Kita sering berkata, bahwa Segala puji hanyalah bagi Allah, Tuhan penguasa (dan pencipta) semesta alam. Allah telah mengabarkannya bahwa alam semesta diciptakan tidak dengan main-main dan tidak pula sia-sia. Alam semesta ini diciptakan dengan qadha dan qadar, dengan keteraturan dan perhitungan. Ini benar, karena dalam syariah-syariah yang turun, di sana terdapat seruan untuk terorganisir, tertata dan tertib. Namun seruan itu sendiri sering tidak kita indahkan, bahkan kita abaikan dan kita langgar.
Ketika suatu musibah itu terjadi, kita sering menerimanya bahwa itu semua merupakan penebusan dosa dan kesalahan, sekaligus pahala dan ganjaran di sisi Tuhan, dan jika kita menyadari bahwa semua ini adalah hikmah yang dapat dipetik dari musibah itu, maka tentunya kita harus menghadapinya dengan tenang dan suka cita. Hikmah lainnya, yaitu dihancurkannya kesombongan dan keangkuhan manusia yang sering kali melampaui batas, sehingga kita sebagai manusia sadar bahwa dirinya tidak serba mampu, pintar dan hebat, kita sangatlah kecil dihadapan Yang Maha Kuasa.
Sebuah musibah akan dapat membukakan hati dan menggugah empati sesama manusia, hikmahnya semakin merekatkan rasa cinta kasih dan silaturahim, serta mampu pula mengeluarkan nilai-nilai ubudiyah doa yang selama ini terpendam, saling mendoakan kepada yang sedang tertimpa. Selayaknya dan manusiawi sekali bila orang-orang merasa terpanggil untuk ikut bertanggung jawab dan mencintai orang yang sedang tertimpa musibah dan mendapatkan cobaan/ujian, masing-masing membantu semaksimal kemampuan kita.
Kemudian di antara hikmah lain yang bisa dirasakan manusia ketika mendapatkan musibah yaitu dicabutnya sumbu perseteruan, maka tiba-tiba orang-orang yang saling bermusuhan di antara mereka lebur dengan sendirinya, kemudian mereka menjadi kawan yang sangat setia, saling membantu. Dan masih banyak hikmah-hikmah lainnya dibalik sebuah musibah. Sesungguhnya musibah musibah itu menampakkan keajaiban-keajaiban dan kesenangan- kesenangan yang benar-benar tidak disadari oleh kita sebagai hamba-Nya, kecuali setelah semua itu terkuak, ternyata sangat luar biasa.







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




