Rabu, 28 Oktober 2009 - 15:44:57 WIB

Komunikasi dalam Pemberdayaan
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: From Chairman - Dibaca: 182 kali


Namanya Rusli. Dengan selembar kertas keterangan, dia mengaku sebagai muallaf. Bermata sipit dan berpakaian sederhana, tampilan fisiknya memang mendukung. Dengan seksama, kami mendengarkan uraian panjang lebar tentang maksud & tujuannya datang ke kantor DSIM. Singkat cerita, kami memutuskan untuk membantunya. Dan seiring waktu, karena menunjukkan keseriusan yang baik, maka DSIM pun menambah bantuan untuk modal usahanya.

Selain itu, DSIM pun menghubungkannya dengan salah satu mitra DSIM yang bergerak sebagai distributor sembako. Dengan demikian, selain bantuan dana, bantuan keterampilan tehnis & pasar diharapkan makin memperkuat maksud pemberdayaan DSIM terhadap Rusli tersebut.

Namun, kepercayaan itu tidak berlangsung lama. Setelah berjalan lebih kurang 6 bulan, Rusli tidak lagi memberikan laporan perkembangan usahanya. Bahkan tempat tinggalnya pun yang berkala kami kunjungi, tidak lagi dijumpai keberadaannya, termasuk istri dan kedua anaknya. Kami berusaha mencari informasi tentangnya, tapi nihil.

Pun seiring waktu, kami sudah melupakan Rusli. Melupakan secara fisik, ya..! Tapi Kami tidak melupakan pelajaran penting dibalik pengalaman tersebut.

Selang 2 tahun kemudian, tanpa dinyana, tiba-tiba Rusli muncul lagi di kantor DSIM. Bukan kantor terdahulu, karena DSIM telah menempati kantor yang baru. Staf DSIM pun yang melayani dibagian Frontdesk juga staf baru. Jadi praktis, Rusli memang tidak mengetahui bahwa dia sedang berhubungan dengan siapa. Tapi saya masih mengenalinya dengan baik. Saya sengaja tidak menampakkan diri, ingin mengetahui apa yang akan dilakukannya sekarang. Ternyata tidak jauh berbeda dengan pola yang sudah dilakukannya 2 tahun yang lalu. Mengaku sebagai Muallaf dan ingin memperoleh bantuan untuk modal usahanya.

Setelah saya menjumpainya secara langsung, dengan rasa malu & sungkan yang ditahan-tahan akhirnya dia mencoba menguraikan kembali benang masalah 2 tahun yang lalu. Entah apakah cerita itu benar atau salah, tapi saya sudah terlanjur skeptis terhadapnya. Dia telah mengabaikan kepercayaan yang telah DSIM berikan 2 tahun yang lalu.

DSIM telah menaruh harapan bahwa dia merupakan Pilot Project  sebagai program awal pemberdayaan kami. Kalau saja dia menceritakan pokok persoalan yang diceritakannya tadi, bersamaan 2 tahun lalu manakala interaksi komunikasi dengan DSIM masih bagus, tentu Kami masih mempertimbangkannya. Tapi sekarang, pertimbangannya tidak sesederhana itu. Entah dia merasa bersalah atau tahu diri, tak lama setelah perjumpaannya dengan saya, dia tidak lagi memproses kelanjutannya di DSIM.

Salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan adalah komunikasi. Dengan berkomunikasi, kita dapat menepis praduga-praduga tidak sehat dalam interaksi kita. Dan tentu saja komunikasi tersebut adalah komunikasi timbal balik yang dilandasi dengan kejujuran dan ketulusan.

Apalagi dengan ditopang dengan kemajuan teknologi informasi yang pesat dewasa ini, faktor waktu &  jarak bukan lagi halangan. Tidak terkecuali, dalam proses pemberdayaan kaum dhuafa, interaksi komunikasi harus menjadi proses penting yang melandasinya apabila pemberdayaan itu ingin berhasil. Interaksi komunikasi tersebut harus dilakukan secara berkala dan terencana dengan baik. Kasus-kasus seperti Rusli diatas, bukan kasus luar biasa.

Ada banyak kejadian - kejadian tersebut yang serupa,  yang tidak mungkin akan terus berulang manakala kita tidak mengantisipasinya dengan Metodologi Komunikasi yang lebih baik. Kerja Pemberdayaan bukan pekerjaan sederhana, dan jangan menyederhanakan persoalan. Serius, tekun dan sabar merupakan kunci utama. Dan setelah itu semua, Tawakkal ilallah tetap membingkai kerja-kerja kita.


0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling