Rabu, 11 November 2009 - 10:57:24 WIB

Berhemat itu Lebih Baik : Hariyanti (35), ibu rumah tangga
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Gugah - Dibaca: 89 kali


Menjaga anak dan memberikan pendidikan yang lebih untuk anak-anak adalah salah satu kewajiban saya sebagai orang tua. Suami saya hanyalah seorang buruh lepas. Hidup bersama suami dengan tiga orang anak dan satu keponakan di rumah kontrakan sebenarnya cukup membuat saya pusing bukan kepalang memikirkan pengeluaran dan pemasukan keuangan.

Bagaimana tidak, suami yang hanya sebagai buruh lepas sebagai pekerja kasar untuk membuat rumah, harus menghidupi dua orang anak yang masih duduk dibangku SMK, satu orang anak kelas 5 SD dan satu orang anak balita. Kalau dipikirkan mungkin tidak bisa dibayangkan. Tapi Allah Maha Adil, rezeki untuk anak yang sekolah itu pasti ada. Dua orang anakku yang duduk di bangka SMK, mereka mendapatkan beastudi DSIM, yang sangat berguna untuk bayaran sekolah dan keperluan lainnya.
 
Saya sampai saat ini belum bekerja dan hanya menjaga anak-anak saja di rumah, terutama si kecil. Saya sering berpikir keras untuk mengerem pengeluaran sekecil mungkin. Alhamdulillah suami saya tidak hanya berdiam diri saja, dia pun mencari rezeki tambahan, seperti merumput dan menjadi tukang pijat. Apalagi satu anak saya dan keponakan saya yang sama-sama duduk di bangku SMK, sekolah sambil bekerja. Kata mereka untuk uang jajan dan ongkos, jika ada rezeki lebih, uang itu bisa membantu saya untuk belanja. Dengan kata-kata mereka itu membuat saya lega.

Saya sebenarnya tidak tega, mereka bekerja sambil sekolah. Tapi tak apalah, mungkin dengan seperti ini mereka bisa lebih mandiri. Sedangkan saya yang sehat, hanya berada di rumah. Saya juga tidak tinggal diam begitu saja, melihat mereka mencari uang susah payah untuk makan sehari-hari, ongkos atau sekedar belanja beli susu untuk dua anak yang kecil. Tapi sebagai perempuan, saya mencoba berbagi peran. Saya harus pandai-pandai mengatur keuangan, mengingat uang kontrakan, lampu harus dibayar tiap bulannya.

Jadi bila suami memberi uang perharinya, saya harus mengerem pengeluaran,  masak apa hari itu, ataupun sekedar untuk jajan anak. Mengingat penghasilan per hari itu tidak sama atau bahkan tidak bergaji, maka pengaturan uang yang bijak dan tepatnya berhemat, itu yang saat ini bisa saya lakukan untuk keluarga. Untung-untungnya kalau anak serta keponakan saya memberi sebagian pendapatannya, maka uang dari mereka untuk ditabung.

Dan alhamdulillah sekarang, dari hasil menabung impian punya rumah sendiri mungkin bisa saja terwujud. Sudah hampir empat tahun ini, saya dan suami mencicil tanah. Alhamdulillah cicilan tanah itu telah selesai, tinggal mengumpulkan uang kembali untuk mengusahakan membuat rumah. Walau pun sedikit asalkan rutin, maka apapun yang diharapkan bisa diwujudkan. (Nurbaiti)


Kemiskinan dengan segala bentuknya, tanpa landasan iman, bisa menjadi pembuka pintu kekafiran. Dan tak ada kemalangan paling besar, selain hilangnya cahaya iman di dalam dada. Sedangkan masih banyak orang-orang seperti Ibu Hariyanti yang harus berjibaku setiap harinya, hanya untuk sekedar mempertahankan hidup. Mari salurkan donasi kepedulian Anda ke DSIM, agar pemberian anda menjadi lebih bermakna.



0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (43)
From Chairman (13)
Gugah (41)
Hikmah (39)
IdeA (26)
Keajaiban Sedekah (27)
Mozaik (45)
Tahukah Anda (27)






Akikah Mulia (1)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (1)
LMPI (4)
MU (3)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (1)





• 05 Maret 2010
Peluncuran Dana Wirausaha Muda DSIM

• 25 Februari 2010
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tangga Buntung

• 24 Februari 2010
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Karya Jaya

• 24 Januari 2010
Supercamp LMPI 2010

• 14 Januari 2010
Refleksi Milad ke-8 DSIM












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com






Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling