Jumat, 15 Januari 2010 - 15:07:25 WIB
8 tahun DSIM
Semoga menjadi lebih baik lagi
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual
- Dibaca: 74 kali
Jumat (15/1), bertepatan dengan peringatan hari jadi (milad) yang ke-8 tahun, DSIM mengadakan acara tumpengan sederhana. Tak lain sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan usia DSIM sebagai salah satu lembaga zakat. Sebentuk tumpeng tak lebih tinggi dari 50 cm, telah hadir menghias meja. Para staf, begitu sumringah mengelilinginya. Kegiatan diawali oleh sambutan dari Chairman DSIM, Adi Aprillliansyah, "Ibarat anak kecil, usia delapan tahun itu sudah besar".
Betapa banyak pengalaman, baik menyenangkan ataupun malah tidak mengenakkan. Namun itu semua benar-benar menjadi rangkaian pembelajaran bagi setiap amil yang ada di DSIM, lebih lagi bagi kemanfaatan lembaga untuk masyarakat umum. "Harapan saya, secara pribadi, ditandai dengan hari ini kita bisa berubah lebih baik lagi di usia yang baru. Untuk apa kita merayakan, bila tidak bisa membuat diri lebih baik lagi ke depannya", tuturnya.
Kegiatan peringatan Milad ke delapan tahun DSIM ini dirangkai dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan sehari sebelumnya dan disambung ke hari Jumat. "Kita mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan, selama dua hari. Alhamdulillah, animo peserta yang datang cukup tinggi. Selama dua hari ini ada sekitar 200-an orang yang datang. Melampaui target yang hanya 150 orang saja. Malah kita kemarin kehabisan stok strip untuk memeriksa tingkat gula darah" ujar dr. Agus Marsyal, dokter DSIM yang menjadi penanggungjawab kegiatan tersebut. Layanan ini memang hanya memeriksa, bukan mengobati. "Untuk pengobatan, masyarakat bisa datang ke klinik LKC langsung".
Adapun layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, kandungan gula darah serta asam urat. Pemeriksaan masing-masing pasien tidak sampai lima menit, karena LKC DSIM telah mempunyai peralatan kesehatan digital. Sehingga memudahkan kerja perawat dan dokter yang memeriksa. Rata-rata mereka yang datang, kebanyakan para lansia. Namun ada juga sebagian yang masih muda ikut memeriksakan diri.
Salah seorang warga, M. Soleh (64) mengucapkan syukur dengan kegiatan ini. "Alhamdulillah, bagus kegiatan ini. Sangat membantu rakyat kecil. Mereka kan rata-rata malu kalo mau periksa. Takut bayar, nggak ada uangnya". Sedangkan Kasman (60), kagum dengan adanya pemeriksaan gratis ini. Ia sempat bertanya, kegiatan ini dari mana uangnya. Begitu dijelaskan bahwa semuanya bersumber dari dana zakat dan infak, ia mangut-mangut. "Hebat ya, uang zakat dan sedekah bisa dibuatkan acara seperti ini", ujarnya.
Ini adalah kali pertama DSIM merangkaikan acara miladnya dengan aksi sosial. Tahun-tahun sebelumnya, milad DSIM biasanya terlewatkan begitu saja. Tenggelam dengan kesibukan dari masing-masing staf. "Mudah-mudahan, dengan adanya acara yang sederhana ini, mampu mengingatkan para staf akan kewajiban masing-masing. Sekaligus menjadi pembatas waktu, bahwa umur lembaga sudah dewasa", tutup Chairman. (KJ-04)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




