Selasa, 26 Januari 2010 - 11:18:58 WIB
Shalat Khusyuk
Memperoleh Shalat Yang Berdayaguna
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Mozaik
- Dibaca: 58 kali
Untuk mendapatkan shalat yang berdaya guna diperlukan beberapa persyaratan, pertama shalat itu dilakukan dengan khusyuk, kedua dilakukan kontinyu, dan yang ketiga memelihara shalat baik dari segi pelaksanaan (tata cara) demikian juga dari segi waktunya.
Shalat yang khusyuk adalah shalat dengan penjiwaan, di mana seseorang berada di dalam shalat yang dilakukannya baik secara ucapan demikian juga pergerakan. Shalat yang kontinyu adalah shalat yang tetap dilakukan dalam kondisi dan keadaan yang bagaimanapun, ketika waktu shalat datang ia tetap melakukannya.Shalat yang terpelihara secara pelaksanaan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah, setiap anggota tubuh mantap pada setiap pergerakan shalat yang dilakukan. Demikian juga dilakukan di awal waktu secara berjamaah.
Wawasan ketuhanan yang dimiliki dengan pengertian-pengertian iman akan mendukung kekhusyukan shalat yang dilakukan. Untuk itu shalat tidak akan maksimal kalau hanya dilakukan seadanya tanpa pengertian-pengertian yang mendalam sebagaimana yang diinginkan oleh Allah dan Rasulullah SAW.
Perbaikan-perbaikan terhadap shalat sangat diperlukan sehingga mencapai apa yang diharapkan, makanya perlu pengkajian yang terarah dan menukik, baik terhadap ibadah-ibadah yang dilakukan demikian juga terhadap prinsip-prinsip aqidah ketuhanan Allah SWT.
Namun suatu yang menjadi pertanyaan, Adakah keinginan untuk memperbaiki shalat yang telah dilakukan selama ini dan meningkatkan pemahaman serta pengertian terhadap ibadah shalat tersebut, sehingga ibadah shalat itu dilakukan secara sempurna dan maksimal yang akan mengantarkan kepada hikmah yang dimaksud. Juga, adakah kesempatan waktu untuk mengkaji tentang ibadah shalat ini, bagaimana yang seharusnya, baik dengan cara mengikuti kajian-kajian demikian juga dengan cara membaca dan kemudian mempertanyakannya kepada ulama-ulama yang alim.
Demikianlah bahan renungan untuk perbaikan kualitas ibadah yang telah dilakukan selama ini. Semoga ibadah yang ada akan mengantarkan diri menjadi pribadi-pribadi mukmin yang tangguh dan di ridhai oleh Allah SWT, mampu menghadapi berbagai gejolak dan tantangan dunia ini, amiin. (*)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




