Selasa, 02 Maret 2010 - 16:22:01 WIB
Kajian Keislaman
Mewaspadai Penyakit Ujub
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Mozaik - Dibaca: 140 kali


Ujub menjadi titik kelemahan manusia yang menyangka dirinya sudah berada dalam derajat takwa. Merasa sudah melaksanakan semua kewajiban yang dibebankan kepadanya. Padahal, selain berbangga diri dengan perbuatan dosa (fasiq) yang dilakukan oleh seorang anak manusia, pintu halus yang dapat menghanguskan semua amalan dan pahala kita adalah ujub. Termasuk di dalamnya sombong, sum'ah dan riya'.

Allah berfirman : "Dan ingatlah peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberikan manfaat kepadamu sedikitpun". (QS At-taubah : 25)

Tentang penyakit ujub, ini pun, Rasulullah saw telah mewanti-wanti, Tiga hal yang membinasakan yaitu sifat bakhil yang ditaati, nafsu yang dituruti dan seorang ujub (bangga diri) dengan dirinya.

Dengan segala tipu dayanya, syetan senantiasa mengintai celah, menundukkan ketakwaan manusia dengan berbagai jalan. Pertama melalui dosa besar, yakni zina, durhaka kepada ibu-bapak, membunuh tanpa alasan dan sebagainya. Bila perangkap ini tidak berhasil, Syetan akan memasang jerat dengan dosa kecil. Berkata kasar, menyakiti hati dan perasaan orang lain, hasut, dengki dan lainnya.

Bila ini pun tak berhasil, maka pintu penyakit hati pun dibuka. Tak ayal, banyak manusia yang terjebak dengan pintu yang terakhir ini. Mereka merasa telah bertakwa sebagaimana yang diperintahkan oleh Tuhannya. Tapi, akhirnya terjenak dengan perasaan sombong, riya', ujub dan sum'ah. Naudzubillahimindzaalik..

Wajar bila Nabi shalallahu alaihi wa salam kemudian bersabda, "Seandainya kalian tidak berdosa, dikhawatirkan kalian menjadi banyak ujub". Hadist ini bukan menjustifikasi, seseorang boleh dengan sadar memilih bentuk dosa. Semua dosa adalah sama, baik kecil maupun besar. Mendatangkan ketidaktentraman bagi pelakunya. Hadist di atas dimaksudkan untuk mengingatkan, bahwa tidak ada manusia yang luput dari dosa dan kesalahan. Jadi bila terbersit dalam hati bahwa amalan kita sudah bagus, maka cepat-cepatlah ucapkan istighfar dan sesali perasaan tersebut.

Sahabat mulia, Ibnu Mas'ud mengatakan, "Kehancuran dan kebinasaan itu terjadi di dua perkara, putus asa dan ujub". Apalah arti amalan yang banyak bila semua pahalanya hangus gara-gara ujub ini. Muthorrif Ibn Abdillah berkata, "Sungguh saya lebih suka tidur di malam hari dan paginya menyesal daripada sholat malam sedang paginya ujub".

Maka barang siapa yang ujub dengan dirinya dan ibadahnya ia akan binasa dan akan mendapatkan murka-Nya. Serta putuslah penjagaan Allah kepadanya dan bersandar kepada dirinya sendiri, dan ia menyangka termasuk dari hambanya yang ihsan. Padahal di sisi Allah adalah orang yang zalim dan fasiq .

Simak riwayat dari Aisyah ra ketika ditanya kapan seorang itu telah dikatakan berbuat keburukan? Dia menjawab: 'Jika dia menyangka telah berbuat ihsan'. Benar kata Aisyah! Jika ia telah menyangka berbuat ihsan dan takjub dengan amalnya. Wallahualam bishawab.



1 Komentar :

moh. mushofan
16 Juni 2010 - 10:21:35 WIB

tulisan ini sangat bagus jika dilaksanakan dengan benar benar. semoga amin 99x
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling