Selasa, 09 Maret 2010 - 16:03:07 WIB
Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC)
Pemanfaatan Kembali Tanaman Obat Keluarga (Toga)
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual - Dibaca: 343 kali


Alam telah memberikan yang terbaik bagi kehidupan manusia. Jauh sebelum kita mengenal obat-obatan medis, para orang tua kita dahulu banyak memanfaatkan tanaman obat yang sengaja mereka tanam di pekarangan rumah. Namun, seiring gaya hidup masyarakat yang cenderung ingin serba ringkas ditambah semakin sempitnya halaman rumah, maka kebiasaan ini lama-kelamaan menjadi hilang. Padahal, tanaman obat ini khasiatnya cukup ampuh untuk melakukan tindakan medis, baik pencegahan maupun penyembuhan penyakit.
  
Mengawali tahun 2010, Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) DSIM mencoba menyadarkan akan pentingnya memelihara tanaman obat ini. Proyek rintisan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) akan dimulai di daerah member LKC, yakni di Tangga Buntung. Selanjutnya akan diupayakan di beberapa daerah binaan LKC lainnya.
  
"Sebenarnya konsep ini berangkat dari pengalaman pribadi. Karena, di rumah saya menanam tanaman obat untuk keperluan darurat", ujar Kartini, salah seorang staf LKC. Dijelaskannya, tanaman obat keluarga pada hakikatnya merupakan sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Upaya pengobatan dengan obat-obat tradisional merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat sekaligus merupakan teknologi tepat guna yang potensial untuk menunjang pembangunan kesehatan.

"Salah satu fungsi TOGA adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi, upaya preventif (pencegahan), upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan), upaya kuratif (penyembuhan penyakit). Keuntungan lain dari pemanfaatan TOGA ini adalah kita bisa memanfaatkannya dalam keadaan darurat, semacam P3K alami", urainya 

Sedikit atau tidak tersedianya lahan tanam di sekitar rumah, bukan menjadi alasan untuk mengurungkan niat dari penanaman  TOGA ini. Beberapa contoh tanaman obat yang bisa kita tanam di pekarangan rumah kita, baik di media tanah maupun memakai pot yaitu :

  1. Penicilin : sebagai antiseptik/pengganti betadine
  2. Teh rosela: mengobati darah tinggi, asam urat, pengeroposan tulang dll
  3. Kumis kucing: memperlancar air seni
  4. Jarak pagar: mengobati sakit gigi
  5. Daun sirih:sebagai anti septik
  6. Kencur: mengobati perut kembung, dan masuk angin
  7. Jahe merah: mengobati masuk angin
  8. Belimbing wuluh: mengobati darah tinggi
  9. Jambu biji: mengatasi diare
Serta masih banyak lagi tanaman obat yang bisa ditanam di pekarangan rumah kita. Tapi setidaknya sembilan tanaman di atas bisa menjadi tanaman wajib yang bisa kita tanam di rumah sehingga kita bisa mengatasi keluhan beberapa penyakit kita secara efektif dan efisien. (Kartini)




1 Komentar :

indahonly
11 Maret 2010 - 10:55:05 WIB

^_^
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling