Selasa, 09 Maret 2010 - 16:25:18 WIB
Palembang Banjir!
Aksi Cepat Tanggap DSIM untuk Korban Banjir
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: DSIM Aktual
- Dibaca: 92 kali
Air sungai yang meluap ditambah hujan akhir-akhir ini membuat banjir di berbagai tempat, seperti daerah Kertapati, Karya Jaya, Tangga Buntung, dan daerah lainnya. Selain disebabkan karena mereka tinggal di atas sungai atau daerah perairan, daerah tempat tinggal mereka juga rendah, dan kondisi alam pun mendukung kejadian tersebut - apalagi daerah resepan air sekarang pun sudah berkurang. Akibat banyak daerah rawa-rawa yang ditimbun untuk pembangunan perumahan.
DSIM melalui program Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan layanan kesehatan bagi korban banjir juga membantu dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita-balita korban banjir.
Hari pertama, Rabu (24/02) dilaksanakan di daerah Karya Jaya, di rumah salah satu penerima beastudi LMPI, kegiatan berupa pemberian pengobatan anak kecil, dewasa maupun lansia serta Pemberian Makanan Tambahan kepada balita.
Sekitar pukul 10.00, tim ACT tiba di tempat. Warga terlihat antusias dan senang sekali, terlihat dari banyaknya warga yang hadir dengan jumlah peserta 80 orang yang ikut layanan pengobatan, dan 30 anak-anak penerima makanan tambahan.
Di antara pasien yang menunggu salah satunya bernama Pak Rebo. Beliau bersama anaknya, Muslim (8 tahun). Kondisi Muslim saat itu sudah parah, sehingga langsung dirujuk ke rumah sakit untuk segera ditindaklanjuti. Kata ibunya, Muslim sudah berkali-kali step. Dan sudah dua kali masuk rumah sakit, tapi mereka bingung - bukan karena biaya rumah sakit tapi lebih kepada biaya jaga yaitu makan bagi yang jaga, dan makan keluarga di rumah. Maklum saja, yang bekerja hanya ayah dan anak pertama yang penghasilannya hanya cukup untuk beli beras.
Aksi Sosial yang diadakan oleh LKC ini, tidak hanya memberikan layanan pengobatan dan pemberian makanan tambahan saja bagi kaum dhuafa, tapi juga segera bertindak jika pasien harus dibawa ke Rumah Sakit seperti yang dialami Pak Rebo. Muslim dirujuk ke RSMH (27/2) dalam keadaan koma setelah sebelumnya dibawa ke RS BARI Rabu (24/2).
Hari kedua (25/2), ACT diadakan di daerah Tangga Buntung, dengan 100 orang layanan pengobatan dan 50 pemberian makanan tambahan pada balita. Awalnya, di daerah sini akan dilaunching program TOGA (Tanaman Obat Keluarga), namun karena banjir akhirnya agenda tersebut diundur sampai banjir selesai dan diganti dengan kegiatan pengobatan.
Masyarakat yang mendapat kupon segera datang ke lokasi. Menunggu kedatangan tim ACT yang sedikit telat karena harus mengambil obat di daerah Sambu. Awalnya sulit dikondisikan karena ramai, warga cenderung ingin didahulukan. Hingga akhirnya warga bisa diberikan pengertian untuk antri sesuai dengan urutan.
Semoga titik empatik yang kita berikan kepada mustahik dapat memberikan secercah harapan dan senyuman yang mengembang di tengah keadaan banjir seperti sekarang. Bantuan yang kita berikan dengan ikhlas akan meringankan beban mereka. Semoga Allah membalas kebaikan dari para pemberi bantuan, amin. (Nurbaiti)







Anda pengunjung ke
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Lingkar Sinergi


e-zakat




