Selasa, 18 Mei 2010 - 10:43:02 WIB
Hikmah
Menuju Shalat yang Khusyuk
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Hikmah - Dibaca: 168 kali


Menghadirkan konsentrasi yang penuh dalam shalat adalah cara untuk mendapatkan kesempurnaan yang shalat itu sendiri. Shalat tanpa kekhusyukan hanyalah sekedar menggugurkan kewajiban, tapi gagal mendapatkan hikmah dan makna di dalamnya. Untuk menghadirkan kekhusyukan dalam shalat, Ibnu Taimiyah menyebutkan dua hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, kuatnya dorongan pada diri seseorang untuk mencapai kekhusyukan itu. Hadirkan pengawasan Allah dalam shalat kita (ihsan).

Kedua, menghilangkan bisikan dan pengaruh-pengaruh dari luar. Hal ini diperoleh dengan cara bersungguh-sungguh menjaga hati dari segala pikiran yang tidak memberikan manfaat. Atau melenyapkan godaan daya tarik yang dapat melencengkannya dari maksud shalat itu sendiri. Berikut tips yang bisa diterapkan :

  1. Memulai dengan persiapan yang benar
  2. Persiapan yang benar, berarti 50% pekerjaan telah dilakukan dengan baik. Maka mulailah dengan menghentikan pekerjaan sebelum watu azan berkumandang. Jawablah setiap panggilan azan dengan riang. Kemudian berwudhu dan bersiwaklah dengan baik. Bila memungkinkan kenakan pakaian khusus untuk shalat

  3. Bersikap tenang, jangan tergesa
  4. Rasulullah saw ketika melakukan gerakan shalat, beliau tidak melakukan gerakan lain hingga tulang-tulangnya kembali kepada posisinya, dan beliau memerintahkan kita untuk melakukan hal yang sama demi kesempurnaan shalat. Beliau bersabda, "Tidak sempurna shalat kamu sampai kamu melakukan hal seperti ini (Thuma'ninah)", (HR Abu Daud)

  5. Mengingat kematian
  6. Rasulullah saw bersabda, "Ingatlah kematian di dalam shalatmu, karena seseorang jika mengingat mati dalam shalatnya maka ia tentu akan membaguskan shalatnya, dan shalatlah seperti shalat orang yang menganggap bahwa dirinya tidak lagi punya kesempatan melakukan shalatnya yang lain".

  7. Membaca Al Quran ayat per ayat
  8. Cara ini akan memudahkan kita untuk memahami ayat-ayat Al Quran dan juga merupakan sunnah Nabi sebagaimana disebutkan Ummu Salamah ra, bahwa beliau membaca surat Al Fatihah ayat per ayat. Berhenti di penghujung ayat tersebut, meskipun secara makna masih memiliki hubungan dengan ayat setelahnya.

  9. Shalat lebih dekat ke dinding/hijab
  10. Kekhusyukan juga bisa kita dapatkan dengan cara berdiri lebih dekat dengan hijab atau pembatas shalat. Karena hal itu akan membatasi pandangan kita dan membatasi gerak syetan untuk mempengaruhi kita serta mencegah orang lain untuk melintas di hadapan kita.

    Rasulullah saw bersabda, "Jika seseorang di antara kalian shalat menggunakan hijab maka hendaklah berdiri lebih dekat lagi agar syaitan tidak memutus shalatnya." (HR Abu Daud)




1 Komentar :

gus munir
17 Juni 2010 - 17:08:14 WIB

makasih sebelumnya wat karyanya tak masuki dalam mimbar ponpesq za........sekali lagi tanks
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling