Selasa, 25 Agustus 2009 - 15:32:38 WIB

Hj. Eka Rahman (39), Wiraswasta : Pondasi Awal untuk Anakku adalah Agama
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Gugah - Dibaca: 163 kali


Hj. Eka Rahman, nama yang ia sebutkan ketika kami bertemu dan menyapanya. Ia adalah istri dari bapak Kms. H. Abdurrahman (wiraswasta yang bergerak di barang-barang antik). Ibu Eka (sapaan kami) adalah ibu dari empat anaknya. Tiga dari anaknya bersekolah di SDIT Izzudin. Dan diantaranya bernama Nyimas Shafira, dia mendapat peringkat ke-1 di kelas sekaligus peraih nem tertinggi di SDIT Izzudin. Begitu juga kedua anak lainnya yang bersekolah di sana. Masing-masing dari mereka juga meraih peringkat tiga besar di kelasnya. Sedang si bungsu lulus TK dan akan melanjutkan juga di SDIT, sama seperti saudara perempuan yang lainnya.

Tidak hanya cantik, ibu Eka adalah wanita yang ramah, ini terlihat ketika awal kami berjumpa. Ketika ditanya mengapa ibu dan bapak (suami) menyekolahkan anaknya di SDIT Izzudin? Dia menjawab kalau SDIT Izzudin memiliki visi dan misi yang sama seperti kami berdua yaitu menginginkan anak-anak yang dititip oleh allah menjadi Anak-anak yang berakhlak baik. Dan Izzudin memberikan pondasi awal agama yang baik sebagai dasar pemahaman bagi anak-anak di usia muda. Minimal ketika mereka di sekolahkan di SMP umum, mareka memiliki pemahaman yang kuat tentang agama.

Sedangkan kemajuan yang didapat anak-anaknya adalah rajinnya si anak-anak sholat lima waktu, yang nota bene untuk anak-anak seusia mereka masih senang dengan dunia bermain. Selain kami mendidik mereka di rumah, sekolah bisa dijadikan sebagai tempat kedua mereka untuk mendapat ilmu tambahan. Apalagi salah satu programnya adalah tahfidz quran, yang menjadi andalan dari lulusan Izzudin.

Ibu Eka melakukan ini pada anak-anaknya dikarenakan hal ini juga yang dilakukan orangtuanya pada pendidikan Ibu Eka, dan ternyata pak Rahman pun begitu ia mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya terutama di bidang agama. "Untuk hal agama orang tua saya sangat tegas. Karena itu menjaga saya untuk selalu taat pada agama saya hingga saat ini. Dan saya akan melakukan hal yang sama pada anak saya," ujar bu Eka.

Bu Eka sangat takut melihat kondisi remaja sekarang. Berbagai macam kejadian menimpa remaja muda sekarang. Karena itu harapan bu Eka dan pak Rahman adalah menginginkan keempat anaknya menjadi anak-anak yang soleh dan solehah dan beraklak baik terutama kepada siapapun.

Karena itu pengontrolan kepada putra putri mereka sangat diperhatikan. Karena mereka tidak menginginkan hal-hal buruk terjadi pada anak-anak mereka. Walaupun pekerjaan bu Eka lumayan menuntut untuk diperhatikan, begitu juga dengan pak Rahman. Tapi mereka memilih lokasi pekerjaan mereka bersebelahan dengan rumah, dengan tujuan pengontrolan kepada anak-anaknya bisa dilihat. "Sebisa mungkin kalo untuk magrib, isya dan subuh dilaksanakan berjamaah supaya anak-anak merasakan kebersamaan dengan keluarga. Terutama saat makan bersama, di sanalah kami menanyakan apakah ada permasalahan dengan sekolah atau teman bermain mereka," ujar bu Eka.

Bu Eka melakukan itu semua dengan harapan anak-anaknya bisa terbuka dengan kedua orangtua mereka. Dan alhasil benar adanya, anak-anak selalu curhat dengan ayah dan ibu mereka, baik hal sekolah maupun dengan teman. "Alhamdulillah anak-anak bisa terbuka dengan kami berdua dan bisa melihatkan prestasinya," jawabnya. Dan anak pertamanya pernah mewakili wilayah Sumatera Selatan dalam ajang pembacaan puisi tingkat sekolah.

Itu semua tak lebih karena nikmat yang Allah berikan baik iman dan Islam. Pendidikan ini terlahir karena keinginan orangtua dan ketegasan orang tua dalam hal agama. Dan itulah yang menjadikan harapan saya, pondasi awal agama yang baiklah untuk pendidikan anak-anak mereka. (Nurbaiti) 


0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling