Jumat, 11 Desember 2009 - 09:34:14 WIB
Profil Dusun Saluran 3 RT 36, Desa Kenten, Banyuasin : Jalur Air atau Darat sama jauhnya
Diposting oleh : Webmaster
Kategori: Kurban 1430 H - Dibaca: 93 kali


Secara administratif, kawasan ini masuk ke dalam wilayah Kabupaten Banyuasin, tepatnya berada di dalam Kecamatan Talang Kelapa. Namun, secara kawasan, Dusun Saluran 3, Desa Kenten ini lebih mudah digapai melalui Borang atau Merah Mata, Banyuasin I, Banyuasin. Berbatasan langsung dengan Kelurahan Mata Merah, Palembang.

Untuk mencapai Dusun Saluran, bisa ditempuh melalui perjalanan darat menggunakan sepeda motor dengan jarak tempuh kurang lebih memakan waktu 1,5 jam lebih dari Sako. Melalui jalan terusan Borang. Namun tidak seluruh jalan bisa ditempuh menggunakan sepeda motor. Mendekati Dusun Saluran, motor harus dititipkan. Karena, banyak jembatan penghubung yang hanya  berkonstruksi kayu gelam gilig yang tersusun begitu saja, tanpa dipaku. Lebih tepat bila disebut sebagai titian daripada jembatan. Perjalanan harus ditempuh dengan berjalan kaki. Bila turun hujan, motor sama sekali tidak bisa lewat. Karena air langsung membanjiri jalan tanah tersebut.

Sedangkan bila menggunakan jalur air, bisa memakan waktu hampir satu jam. Memang keseluruhannya tidak menggunakan jalan perairan. Dari Simpang Mata Merah, PUSRI, kita harus melewati jalan coran beton diselingi jalan tanah yang bila hujan menjadi sangat licin, sepanjang kurang lebih 10km. Barulah kita mencapai semacam pelabuhan kecil yang berada di Kelurahan Merah Mata, Banyuasin. Dari situ, perjalanan dilanjutkan menggunakan semacam speed / motor tempel yang mampu mengangkut kurang lebih 12 orang sekali jalan.

Dengan waktu tempuh mencapai 15 - 20 menit, barulah kita tiba di semacam gerbang kayu tanpa nama, Desa Saluran. Ya, hanya gapura pendek sebagai penanda letak Dusun Saluran. Dari sini, masih harus dilanjutkan perjalanan sejauh 1 km. Jalannya masih berupa jalan tanah dengan lebar tak lebih dari satu meter. Sebagian besar merupakan pematang sawah yang dibentuk dari urukan tanah, sekedar agar bisa mencapai sungai untuk menyeberang saja. Karena, hampir keseluruhan warga desa berprofesi sebagai petani penggarap.

Pak Suwarno (68), salah seorang sesepuh  mengungkapkan, semenjak kedatangannya ke desa tersebut, kemiskinan telah lekat dengan kehidupan masyarakat di sini. "Saya masuk ke desa ini sekitar tahun 76-an. Dan sampai sekarang tidak ada perubahan berarti di desa ini. Secara lokasi, kami dekat dengan kota, tapi desa kami tetap terpencil. Seperti keinginan untuk mendapatkan listrik, rasanya masih merupakan mimpi. Tidak mungkin sama sekali", ujarnya.

"Sekedar untuk urusan membuat KTP saja, kami harus menempuh jarak kurang lebih 15km. Begitu juga dengan Puskesmas. Sebulan mungkin hanya sekali, menyambangi kami di sini. Jadi kalo ada warga yang sakit, ya pintar-pintarlah keluarganya. Kalo saya, yang penting warga masuk rumah sakit dulu. Baru kemudian mencari rujukannya", tutur bapak yang pernah menjabat sebagai ketua RT ini. (KJ-04)



Tim survey TemanQu 1430 H menyeberangi sungai sambil mengangkut motor
 


Kondisi rumah penduduk di tepian sungai



Lokasi tempat pemotongan hewan kurban



Pemotongan hewan kurban dari salah seorang pekurban




0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







DSIM Aktual (52)
From Chairman (14)
Gugah (57)
Hikmah (59)
IdeA (32)
Keajaiban Sedekah (29)
Mozaik (63)
Mulia Parenting (4)
Tahukah Anda (30)






ACT (2)
Akikah Mulia (3)
Kemanusiaan (1)
Kurban 1430 H (5)
LKC (4)
LMPI (5)
MU (5)
Ramadhan (1)
Tabungan Kurban (2)





• 17 Juni 2010
Aksos di Talang Andong, Banyuasin

• 15 Juni 2010
Poskes dan PMT di Tegal Binangun Plaju

• 15 Juni 2010
Penyerahan Infak siswa-siswi Nurul Fikri melalui DSIM

• 29 Mei 2010
Familly Gathering Siswa Kelas 6 SDIT Izzuddin

• 15 Mei 2010
Seminar & Bedah Buku "Saat Berharga Untuk Anak Kita"












Anda pengunjung ke




Add DSIM as friend

Profil Facebook Dsim Palembang



Pagerank Info

PageRank

PagerankAlexa.Com

PagerankAlexa.Com



Lingkar Sinergi











e-zakat









Darimana Anda mengenal DSIM?

Buletin Jumat
Newsletter
Spanduk
Facebook
Lain-lain
Teman

Hasil Poling